Di Jawa pada umumnya tidak ada candi yang berdiri sendiri atau hanya ada satu candi di satu lokasi. Kompleks candi biasanya terdiri atas candi induk, Pangider Bhuana, Perwara atau Wahana, Apit, Kelir, Patok, Lawang, dan arca Ganesa. Candi induk menjadi titik pusat orientasi candi-candi yang lain. Candi Agung Gumuk Kancil berdiri tegak di dataran tinggi Glenmore sekitar 400 meter dari permukaan air laut, tepatnya di Petilasan Maha Rsi Markendya di Dusun Wonoasih Desa Bumiharjo Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi sebelum melanjutkan ritual ke tanah Bali. Maharesi Markandeya adalah penanam Panca Datu pertama Pura Agung Besakih, Bali.
Candi Agung Gumuk Kancil punya tiga bilik relung candi dan satu ruangan utama candi terbuka ke arah depan (selatan) berisi lingga-yoni. Sebagai dasarnya, sebilah prasasti berukuran 10 cm X 30 cm dengan bahan dasar tembaga dicampur perak dan emas.
Orientasi candi adalah Gunung (Gunung Raung di sebelah utara) dan Segoro (laut). Bangunan candi ini terdiri atas tiga bagian yaitu dasar, badan, dan puncak. Bagian dasar candi terdiri atas bagian sbb.:
1. Pondasi telapak sebar berbentuk lingkaran pada kedalaman 5 m dari permukaan tanah, berfungsi mendukung dan meratakan beban candi ke tanah, terbuat dari konstruksi plat beton bertulang tebal 20 cm dengan radius berdiameter 9 m. Untuk menghubungkan konstruksi pondasi dengan bangunan atas candi dibuat dinding plat beton bertulang setinggi 5 m diisi dengan beton cyclop (campuran batu pecah dengan beton). Empat kolom berdiri di sisi-sisi bangunan candi yang dihubungkan dengan balok-balok horisontal berfungsi mengikat dan menstabilkan konstruksi bagian atas candi.
2. Bagian dasar (lapik) candi di atas permukaan tanah berbentuk lingkaran melambangkan spiral kehidupan, disusun menjadi 8 anak tangga, yang terbawah berdiameter 9 meter. Bagian badan berbentuk dasar segi empat bujur sangkar.
Tips Menuju Wisata Sejarah Candi Agung Gumuk Kancil :
- Dari kecamatan Genteng ke utara sejauh 7 km menuju kecamatan Sempu.
- Dari kecamatan Sempu menuju desa Sumbergondo, kecamatan glenmore sejauh 3 km melewati stasiun Kalisetail dan stasiun Sumberwadung.
- Dari desa Sumbergondo menuju dusun Wonoasih sejauh 2 km mengikuti petunjuk jalan menuju lokasi.
No comments:
Post a Comment